
Sabtu, 22 Oktober 2016
Minggu, 19 Juni 2016
Senin, 13 Juni 2016
Minggu, 12 Juni 2016
Sabtu, 04 Juni 2016
Tugas Iklan
Dijual Motor Vesva antik ini
keterangan :
1. Plat Z
2. Body mulus
3. Pajak Jalan
4. no minus tinggal pake
5. Harga nego
Buruan gays yang minat langsung coment aja ya mumpung sebelum bulan puasa
keterangan :
1. Plat Z
2. Body mulus
3. Pajak Jalan
4. no minus tinggal pake
5. Harga nego
Buruan gays yang minat langsung coment aja ya mumpung sebelum bulan puasa
Minggu, 29 Mei 2016
Sabtu, 28 Mei 2016
auto Biografi Pribadi
BIOGRAFI
Hallo, nama saya Rahmawati Ramdani lahir di Banjar tanggal
23 bulan Januari tahun 1997. Saya sering di panggil “Neng” oleh keluarga saya,
sering juga di sebut “RR” di kampus. Saya anak ke satu dan mempunyai adik
laki-laki yang bernama Tio Sutiono dan nama orang tua saya Yono Kiswanto dan
Ati Kiswanti.
Pendidikan saya dari mulai sd,smp,smk dan dilanjutkan
kuliah. Pertama saya sekolah di SDN 3 BANJAR dilanjutkan ke SMPN 3 BANJAR dari
smp dilanjut ke SMKN 1 BANJAR dan sekarang saya menuntut ilmu di UNIVERSITAS
GALUH CIAMIS mengambil jurusan PJKR, target menyelesaikan pendidikan 3tahun
setengah di UNIGAL.
Alamat rumah saya jl. Kapten jamhur GG Soun Kota Banjar.
Pengalaman pendidikan di sekolah dasar Alhamdulillah pernah mengikuti
kegiatan-kegiatan cabang olahraga bola voli dan mendapankan juara 2 se-kota
banjar dan di sekolah menengah juga pernah mengikuti olimpiade olahraga siswa
nasional daricabang bola voli tapi hanya sebagai peserta. Tentu saja kalian
dapat mengetahui hobi saya :D
makanan dan minuman favorit yaitu Bakso, seblak, tempe, telor, jus buah,
jus buah naga, pop ice, nyoklat classic, buble, dan tea jus. Yang tidak saya
sukai adalah makanan daging. Hamburger dan pizza karena makanan itu harganya
mahal dan juga selain enak di mulut ga enak untuk mengeluarkan uang nanti saya
bisa bangkrut :D
Saya menempuh jarak ke kampus Unigal Ciamis dengan
berkendara bermotor Jupiter MX atau disebut c Marsha and the beard .saya
berangkat dari rumah pukul 06.15 sampai kampus unigal pukul 06.46 .saya dalam
menuntut ilmu tidak akan mengeluh karna jarak tempuh karena saya mempunyai
target yang ingin dicapai sebelum orang lain mendahului target yang saya
inginkan.
Cita cita saya bismillah menyelesaikan kuliah jurusan PJKR
dengan waktu yang cepat dan meraih IPK 4.00 maka saya tidak ingin putus asa dan
mengeluh dalam meraih pendidikan sarjana pendidikan dan dipermudahkan untuk
meraih pekerjaan, serta menjadi pegawai Sipil di waktu usia muda. Mudah-
mudahan 5 tahun Kedepan menjadi pegawai
Negeri Sipil (PNS) dan tertera jelas dengan nama Rahmawati Ramdani S.Pd.
amiiiiiieeeeeeeeeeeen.
Percayalah proses
tidak akan mengingkari hasil di masa depan . Maka dengan itu Bersemangat lah
dalam pendidikan dan jangan lupakan apa yang telah diperjuangkan oleh kedua
orang tua kita . dari itu kita lebih bersemangat lagi untuk membahagiakan kedua
orang tua kita ,karena orang tua kita merupakan keluarga yang harus dan harus
untuk bias membahagiakan lahir dan batin kedua orang tua.


LOVE YOU FAMILY.Artikel Tenis Meja
Sejarah Tentang Tenis Meja
Pada mulanya tenis meja dianggap sebagai
permainan yang lucu dan kurang menarik, karena mulanya seorang gadis dan
seorang pemuda memukul bola plastic kecil melintas di atas net ( yang
selanjutnya disebut pingpong). Pada perkembangan selanjutnya dari hasil latihan
sampai terampil dalam bermain bola pingpong itu dapatlah ditentukan bahwa tubuh
merupakan subjek yang harus melewati latihan khusus dan intensif, serta harus
mampu memukul bola lebih dari 100 mph dan harus dapat menguasai bola itu
sendiri.
Pada saat tenis meja merupakan ukuran olahraga
prestasi internasional, selebih bertahun selama 30 tahun menjadi ukuran
prestasi nasional. Pertandingan tenis meja diselenggarakan di London tahun
1926, yang semata-mata merupakan kompetisi antara 7 negara dan selanjutnya
diikuti oleh 34 negara. Tahun 1930 Inggris mampu mendapat unggulan, yakni Fred
Derry yang memenangkan kejuaran tunggal Wimbledon pada tahun 1928 – 1929.
Sukses yang diperoleh Eropa Timur, membuat nama Viktor Barna dari Richard
Bergmann menjadi tokoh legendaris. Barna sendiri menjadi raja tenis meja selama
16 tahun dalam nomor tunggal dan ganda.
Setelah Perang Dunia II, tenis meja mengundang
simpati dan mempesonakan setengah dari benua Eropa. Hungaria dan Cekoslawakia
menghasilkan pemain–pemain kaliber dunia serta memperkenalkan teknik permainan
yang maju dan lebih maju.
Perlengkapan Tenis Meja
1. Bet atau Raket
Bet merupakan alat utama untuk memukul bola pada
tenis meja. Pada mulanya dipakai busa atau spon, kemudian mengalami perubahan
pada masa 30 tahun terakhir. Alat pemukul bola pada tenis meja ( bet atau
raket) semakin disederhanakan. Bet – bet terbuat dari bahan – bahan lunak dengan
postur bundar, dan terbuat dari karet. Dengan adanya karet sintetis tersebut
didapatkan bet seperti yang dipakai Barna, Bergmann dan Leach. Bet yang
dilapisi karet tidak saja memberi kecepatan penuh, tetapi juga memberi
kesempatan kepada para pemain mengembangkan gaya permainannya yang akurat,
penuh kehalusan dan teknik yang meliputi segalanya. Bola akan berputar-putar
membingungkan pandangan pada keepatan prima. Pukulan semacam itu, harus sudah
menyatu dalam perlengkapan tenis bagi pemain kaliber dunia.
2. Bola
Secara tradisional bola –bola dibuat dari bahan
celluloid dan pada perkembangan selanjutnya bola disempurnakan menjadi superbal
yang terbuat dari serpihan plastik. Namun demikian terdapat kesulitan pada daya
pantul yang tidak dapat diandalkan. Dengan bola –bola yang dihasilkan secara
tradisional, tidak lagi merupakan personal bagaimana gigihnya menjatuhkan
lawan, tetapi bagaimana cara dan menghindari agar supaya tidak mengikuti irama
permainan lawan, sedangkan dengan menggunakan superbal, sesuai 3 -4 kali
permainan bola akan tetap licin dan sukar mengendalikannya. Hampir semua pemain
tenis meja dunia menola bola jenis ini karena tidak dapat memberikan kesempatan
baik pada set-set yang tidak diduga.
3. Pakaian
Pilihlah kaos yang sesuai dengan postur tubuh
anda, sehingga memberi kenyamanan. Jangan memilih kaos yang menyebabkan suasana
panas dan dingin, pakailah kaos yang benar-benar sesuai dan memberi kenyamanan
bagi tubuh.
Sebelum mulai pertandingan suatu turnamen, pemanasan tubuh adalah penting, beberapa tempat permainan di dunia internasional, kadang –kadang terlalu dingin. Untuk itu dibutuhkan kaos rangkap dan atau tiga untuk menghindarkan dari kejang-kejang atau kedinginan.
4. Meja TenisSebelum mulai pertandingan suatu turnamen, pemanasan tubuh adalah penting, beberapa tempat permainan di dunia internasional, kadang –kadang terlalu dingin. Untuk itu dibutuhkan kaos rangkap dan atau tiga untuk menghindarkan dari kejang-kejang atau kedinginan.
Meja yang baik adalah meja yang mempunyai ukuran
sebagai berikut :
Panjang : 2,74 meter
Lebar : 1,52 meter
Panjang net : 1,83 meter
Tinggi : 76 cm
Warna meja yang ideal adalah hijau dengan garis-garis batas berwarna putih dan lebar 2 cm.
5. Net
Panjang : 2,74 meter
Lebar : 1,52 meter
Panjang net : 1,83 meter
Tinggi : 76 cm
Warna meja yang ideal adalah hijau dengan garis-garis batas berwarna putih dan lebar 2 cm.
5. Net
Net ini berfungsi sebagai pembagi mesin menjadi
dua bagian yang sama luasnya. Di kiri kanan meja dipasang dua tiang penyangga
ukuran 15 sampai 25 cm, tingginya dan berjarak 15 sampai 25 dari garis pinggir.
Tiang penyangga ini berguna untuk mengikatkan tali penopang net tersebut.
Tinggi net berkisar antara 15 sampai 25 cm di atas permukiman meja, sedangkan bagian bawahnya harus dipasang sedekat mungkin dengan permulaan meja tersebut.
Tinggi net berkisar antara 15 sampai 25 cm di atas permukiman meja, sedangkan bagian bawahnya harus dipasang sedekat mungkin dengan permulaan meja tersebut.
Peraturan Peralatan Tenis Meja
1. Meja
a. Permukaan atas meja yang secara umum
diistilahkan sebagai ” Playing surface” harus berbentuk segi
empat dengan ukuran panjang 2,74 meter dan lebar 15,25 meter. Permukaan ini
harus terletak horisontal pada ketinggian 760 mm di atas lantai.
b. Permukaan atas meja dapat terbuat dari material apapun juga, asalkan kemungkinan pantulan bola setinggi 220 sampai 250 mm dengan menggunakan bola standar (sebaiknya yang jenis medium) dan dijatuhkan dari ketinggian 305 mm dari atas permukaan meja.
c. Permukaan meja ini harus berwarna gelap, kalau mungkin hijau tua. Permukaan meja ini tidak boleh berkilat dan dibatasi dengan garis putih sebesar 20 mm di semua sisinya.
1) Garis putih yang membatasi lebar permukaan meja sepanjang 1,525 meter akan diberi nama ” batas akhir” (endlines)
2) Garis putih yang membatasi panjang permukaan meja sepanjang 2,74 meter akan diberi nama ” batas sisi” ( side lines)
d. Bagi permainan ganda, permukaan meja ini akan dibagi menjadi dua bagian dengan garis putih selebar 3 mm. Garis tengah ini pararel dengan batas sisi dan akan diberi nama ” batas tengah” ( centre line). Batas tengah yang sudah digambarkan secara permanen ini tak perlu dihapus apabila meja hendak dipakai untuk permainan tunggal.
2. Netb. Permukaan atas meja dapat terbuat dari material apapun juga, asalkan kemungkinan pantulan bola setinggi 220 sampai 250 mm dengan menggunakan bola standar (sebaiknya yang jenis medium) dan dijatuhkan dari ketinggian 305 mm dari atas permukaan meja.
c. Permukaan meja ini harus berwarna gelap, kalau mungkin hijau tua. Permukaan meja ini tidak boleh berkilat dan dibatasi dengan garis putih sebesar 20 mm di semua sisinya.
1) Garis putih yang membatasi lebar permukaan meja sepanjang 1,525 meter akan diberi nama ” batas akhir” (endlines)
2) Garis putih yang membatasi panjang permukaan meja sepanjang 2,74 meter akan diberi nama ” batas sisi” ( side lines)
d. Bagi permainan ganda, permukaan meja ini akan dibagi menjadi dua bagian dengan garis putih selebar 3 mm. Garis tengah ini pararel dengan batas sisi dan akan diberi nama ” batas tengah” ( centre line). Batas tengah yang sudah digambarkan secara permanen ini tak perlu dihapus apabila meja hendak dipakai untuk permainan tunggal.
a. Permukaan meja akan dibagi menjadi dua sisi
dengan ukuran yang sama dengan perantaraan sebuah ” jaring” (net) yang pararel
dengan batas akhir meja tersebut.
b. Net ini akan ditegangkan oleh tali yang diikat pada kedua belah sisi pada sebuah tiang penyangga setinggi 152,5 mm, sedangkan batas sisi dari kedua tiang penyangga harus berjarak 152,5 mm dari batas sisi permukaan meja.
c. Panjang net itu, beserta perpanjangnya di sisi kanan dan kiri harus berukuran : panjang 1.83 m sedangkan seluruh panjang tersebut, terhitung dari ujung atas net, harus berjarak 152,2 mm di atas permukaan meja.
3. Bolab. Net ini akan ditegangkan oleh tali yang diikat pada kedua belah sisi pada sebuah tiang penyangga setinggi 152,5 mm, sedangkan batas sisi dari kedua tiang penyangga harus berjarak 152,5 mm dari batas sisi permukaan meja.
c. Panjang net itu, beserta perpanjangnya di sisi kanan dan kiri harus berukuran : panjang 1.83 m sedangkan seluruh panjang tersebut, terhitung dari ujung atas net, harus berjarak 152,2 mm di atas permukaan meja.
a. Bola harus berbentuk bulat, dengan diameter
minimum 37,2 mm dan maksimum 28.2 mm.
b. Berat bola minimum harus 240 gram dan maksimum 2.54 gram.
c. Bola ini harus terbuat dari selulosa atau plastik lainnya yang sejenis dan harus berwarna putih atau king tanpa ada efek berkilat ( harus suram).
4. Bet atau raketb. Berat bola minimum harus 240 gram dan maksimum 2.54 gram.
c. Bola ini harus terbuat dari selulosa atau plastik lainnya yang sejenis dan harus berwarna putih atau king tanpa ada efek berkilat ( harus suram).
a. Ukuran raket bebas, demikian juga bentuk dan
beratnya.
b. ”Blade” ( bagian raket yang bundar, dengan maka kita memukul bola) harus terbuat dari kayu seluruhnya, rata tebalnya , datar dan kaku.
c. Bagian permukaan dari setiap sisi black tersebut, dipakai ataupun tidak dipakai untuk memukul bola, harus berwarna gelap suram setiap pinggiran atas hiasan dipinggir blade tidak berwarna putih atau berrefleksi.
b. ”Blade” ( bagian raket yang bundar, dengan maka kita memukul bola) harus terbuat dari kayu seluruhnya, rata tebalnya , datar dan kaku.
c. Bagian permukaan dari setiap sisi black tersebut, dipakai ataupun tidak dipakai untuk memukul bola, harus berwarna gelap suram setiap pinggiran atas hiasan dipinggir blade tidak berwarna putih atau berrefleksi.
Peraturan Tenis Meja
1. Pada saat serve, bola
harus dilepas. Apabila bola terkena net dan bola masuk ke daerah lawan, maka
harus di ulang sampai 3 (tiga) kali dan apabila masih terkena net juga maka
point untuk lawan. Sedangkan apabila bola menyentuh net dan masuk ke daerah
kita, maka point untuk lawan.
2. Pada saat mau serve
dan bola lepas dari tangan dan belum/tidak sempat dipukul, maka serven boleh
diulang selama bola tidak menyentuh meja pertandingan. Kalau bola menyentuh
meja pertandingan, maka point untuk lawan.
3. Pada saat
pertandingan, pergantian serve (pindah bola) dilakukan setelah 2 (dua) point.
4. Pertandingan dilakukan
sebanyak 3 (lima) game dan apabila menang dalam 2 game maka dinyatakan sebagai
pemenang. Dalam setiap game-nya perolehan point sebanyak 21 point/angka.
5. Selama pertandingan
apabila tangan atau anggota tubuh lainnya menyentuh meja pertandingan,
pertandingan tetap dilanjutkan. Dan apabila bola menyentuh tangan (tidak
disengaja) dan bola jatuh ke meja lawan, maka pertandingan tetap dilanjutkan.
6. Apabila bet menyentuh
meja atau bet menyentuh badan, pertandingan tetap dilanjutkan.
7. Untuk menentukan siapa
yang berhak melakukan serve lebih dulu pada setiap pertandingan, dilakukan
dengan menebak keberadaan bola dibawah meja yang disembunyikan oleh wasit. Sedangkan
untuk game ke-2 dan selanjutnya, yang berhak melakukan serve lebih dulu adalah
orang yang menerima bola (bukan yang serve) pada akhir game sebelumnya.
Artikel Bulu tangkis
Bulu
tangkis atau badminton adalah suatu olahraga
raket yang dimainkan oleh dua orang (untuk tunggal) atau
dua pasangan (untuk ganda) yang saling berlawanan.
Mirip
dengan tenis, bulu
tangkis bertujuan memukul bola permainan ("kok"
atau "shuttlecock") melewati jaring agar jatuh di bidang
permainan lawan yang sudah ditentukan dan berusaha mencegah lawan melakukan hal
yang sama.
Sejarah
Olah raga yang dimainkan dengan kok dan raket, kemungkinan berkembang di Mesir kuno sekitar 2000 tahun lalu tetapi juga disebut-sebut
di India dan Republik Rakyat Tiongkok.
Nenek
moyang terdininya diperkirakan ialah sebuah permainan Tionghoa, Jianzi yang
melibatkan penggunaan kok tetapi tanpa raket. Alih-alih, objeknya dimanipulasi
dengan kaki. Objek/misi permainan ini adalah untuk menjaga kok agar tidak
menyentuh tanah selama mungkin tanpa menggunakan tangan.
Di Inggris sejak
zaman pertengahan permainan anak-anak yang disebut Battledores dan Shuttlecocks sangat
populer. Anak-anak pada waktu itu biasanya akan memakai dayung/tongkat
(Battledores) dan bersiasat bersama untuk menjaga kok tetap di udara dan
mencegahnya dari menyentuh tanah. Ini cukup populer untuk menjadi nuansa harian
di jalan-jalan London pada tahun 1854 ketika
majalah Punchmempublikasikan
kartun untuk ini.
Penduduk Inggris membawa
permainan ini ke Jepang, Republik Rakyat Tiongkok,
dan Siam (sekarang
Thailand) selagi mereka mengolonisasi Asia. Ini
kemudian dengan segera menjadi permainan anak-anak di wilayah setempat mereka.
Olah
raga kompetitif bulu tangkis diciptakan oleh petugas Tentara Britania di Pune, India pada abad
ke-19 saat mereka menambahkan jaring dan memainkannya secara
bersaingan. Oleh sebab kota Pune dikenal sebelumnya sebagai Poona, permainan
tersebut juga dikenali sebagai Poona pada masa itu.
Para
tentara membawa permainan itu kembali ke Inggris pada
1850-an. Olah raga ini mendapatkan namanya yang sekarang pada 1860dalam
sebuah pamflet oleh Isaac Spratt,
seorang penyalur mainan Inggris, berjudul "Badminton Battledore - a new
game" ("Battledore bulu tangkis - sebuah permainan baru").
Ini melukiskan permainan tersebut dimainkan di Gedung Badminton (Badminton
House), estat Duke of Beaufort's di Gloucestershire,
Inggris.
Rencengan
peraturan yang pertama ditulis oleh Klub Badminton Bath pada 1877. Asosiasi
bulu tangkis Inggris dibentuk pada 1893 dan
kejuaraan internasional pertamanya berunjuk-gigi pertama kali pada 1899 dengan
Kejuaraan All England.
Bulu
tangkis menjadi sebuah olah raga populer di dunia, terutama di wilayah Asia
Timur dan Tenggara, yang
saat ini mendominasi olah raga ini, dan di negara-negara Skandinavia.
Partai
Ada lima partai yang biasa dimainkan dalam bulu tangkis, yaitu:
1.
Tunggal putra
2.
Tunggal putri
3.
Ganda putra
4.
Ganda putri
5.
Ganda campuran
Perlengkapan
·
Raket
Secara tradisional raket
dibuat dari kayu. Kemudian aluminium atau
logam ringan lainnya menjadi bahan yang dipilih. Kini, hampir semua raket bulu
tangkis profesional berkomposisikan komposit serat
karbon (plastik bertulang grafit). Serat karbon memiliki kekuatan
hebat terhadap perbandingan berat, kaku, dan memberi perpindahan energi kinetik
yang hebat. Namun, sejumlah model rendahan masih menggunakan baja atau
aluminium untuk sebagian atau keseluruhan raket.
·
Kok
Kok adalah
bola yang digunakan dalam olahraga bulu tangkis, terbuat dari rangkaian bulu
angsa yang disusun membentuk kerucut terbuka,
dengan pangkal berbentuk setengah bola yang terbuat dari gabus. Dalam
latihan atau pertandingan tidak resmi digunakan juga kok dari plastik.
·
Sepatu
Karena percepatan sepanjang lapangan sangatlah penting, para
pemain membutuhkan pegangan dengan lantai yang maksimal pada setiap saat. Sepatu bulu
tangkis membutuhkan sol karet untuk
cengkraman yang baik, dinding sisi yang bertulang agar tahan lama selama
tarik-menarik, dan teknologi penyebaran goncangan untuk melompat; bulu tangkis
mengakibatkan agak banyak stres (ketegangan) pada lutut dan
pergelangan kaki.










